MENGGIGIL DI DINGIN HAMBAR
malam hari, dingin terpukul angin,
dingin malam meresap hangat teh
terpaksa memeluk selimut, angin mengirim dingin
dingin-dingin mulai menggigil
tubuh terasa dingin walau berselimutkan panas
aku memesan secangkir teh tenang
dan juga mimpi yang sempurna
untukku bersenandung pilu
namun tak ada, justru aku
meriasi wajahku dengan mendung
pagi melankoli membeli
sekantong air mata
untuk hangat ku di malam nanti
agar mata air terus mengalir sunyi
tuk sekedar melelehkan bahagia yang membeku
Sidoarjo, 2026
.jpg)
Comments
Post a Comment